Pesan untuk mahasiswa : pelajaran dari “Lomba Pemrograman PLC”

Setiap 1  sampai 2 tahun sekali, jurusan Teknik Fisika ITB mengadakan lomba pemrograman PLC. Kebetulan saya selalu bertugas membimbing mahasiswa di jurusan saya (Elektro – UK Petra). Kami pernah sekali mendapat juara ke 2 di tahun 2007, namun 2 tahun terakhir tim kami gagal karena selalu kandas di babak penyisihan. Namun demikian, ijinkan saya menuliskan pesan untuk rekan – rekan mahasiswa, maupun pelajaran yang saya dapatkan dari lomba PLC ini.

Lomba semacam ini sangat baik untuk mengasah ketrampilan teknis mahasiswa, karena mereka ditantang untuk mengerjakan soal – soal tingkat advance dalam waktu yang relatif singkat. Selain ketrampilan teknis, hal – hal yang bersifat soft skill seperti : ketekunan, kerja sama tim, juga memegang peranan penting dalam mengikuti lomba ini. Berikut beberapa hal (yang menurut saya) harus dimiliki mahasiswa untuk dapat “berbicara” di lomba ini.

Memahami teknik pemrograman PLC tingkat dasar dan lanjut

Pemrograman PLC tingkat dasar (menurut saya) meliputi pemrograman dalam bit (menggunakan standard dan special contact – coil), Timer (on delay, off delay, pulse, dll), Counter (up, down, up-down).

Untuk kasus PLC Siemens S7-300 yang digunakan untuk lomba kemarin, diperlukan juga pemahaman untuk mengambil ET (Elapsed Time) dari Timer dan CV (Current Value) dari Counter. Data ET dan CV sudah berupa data analog. Dimana nilainya bisa digunakan untuk bit Comparator (>, <, =, dst).

Sedang pemrograman tingkat lanjut meliputi pemrograman dengan data berbentuk Word maupun Double Word, seperti : Lanjut membaca

Halaman baru saya : “Links”

Friends, saya menambahkan 1 halaman baru yaitu links supaya saya bisa merekam links yang bagus di luar sana dan menampilkannya untuk Anda. Fasilitas blogroll di WP saya rasanya terbatas sekali.

So, kalau sempat, mampir saja ke halaman Links  :)

Mesin Pembersih Sungai Otomatis (di Koran Jakarta)

Mesin pembersih sungai otomatis yang saya tampilkan di blog ini ternyata juga menarik koran Jakarta (www.koran-jakarta.com). Setelah wawancara singkat dengan saya dan mahasiswa (Adri), hari Sabtu, 13 Desember 2008, beritanya turun di rubrik Kuantum (http://www.koran-jakarta.com/details.php?cid=1&id=5176).

news20081212182309_5176_01

Well, sekali lagi, hal ini juga membuat saya berpikir kembali, ide apa yang menarik dan berguna buat banyak orang? Supaya ilmu kita yang tidak banyak ini bisa memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat.

Juga bagaimana mengimplementasikan rancangan/miniatur sistem ke dalam sistem sebanarnya? Yah, semoga beberapa tahun ke depan sudah ada karya nyata dari civitas akademika di Elektro – Petra untuk masyarakat luas.

Semoga..

Apakah “learn automation”?

Learn Automation merupakan wadah saya untuk (saling) belajar dan (saling) berbagi tentang berbagai hal di bidang sistem kontrol dan otomasi.

Mengapa 2 bidang itu? Karena saya suka! Dan selama ini hidup saya tidak terpisahkan dari 2 hal itu :) ..

Jadi untuk Anda yang ingin belajar (dan berbagi) bersama saya silakan.. Monggo..

Salam,

Handy