Introduction to SCADA

Anda pernah mendengar istilah SCADA?

Yup, SCADA adalah “Supervisory Control and Data Acquisition”, suatu sistem (yang boleh dibilang) kelanjutan dari sitem otomatis yang dibangun dengan PLC. Berikut sekilas gambaran sistem SCADA.

scada3-good

Pada bagian berikut, saya post materi kuliah saya tentang pengenalan SCADA. Materi juga bisa didownload di bagian akhir.
Beberapa gambar dihilangkan dulu, lain waktu akan coba saya lengkapi. Semoga berguna.

1.1 Definisi SCADA

SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition), dapat didefinisikan secara sederhana dari kepanjangan dari SCADA itu sendiri :

S : Supervisory – Mengawasi

C : Control – Pengendalian

ADA : And Data Acquisition – Akuisisi data

Jadi sistem SCADA ialah

“sistem yang dapat melakukan pengawasan, pengendalian dan akuisisi data terhadap sebuah plant

1.2 Sejarah SCADA

Sistem SCADA yang “primitif” telah digunakan oleh industri selama ini. Dengan hanya mengandalkan indikator – indikator sederhana seperti lampu, meter analog, alarm suara (buzzer), seorang operator sudah dapat melakukan pengawasan terhadap mesin – mesin di pabrik. Berikut ini skema SCADA “primitif” yang masih belum memanfaatkan komputer (ataupun pengendali berprosesor lainnya)

Seiring dengan perkembangan komputer yang dahsyat beberapa dekade terakhir, maka komputer menjadi komponen penting dalam sebuah sistem SCADA modern. Sistem ini menggunakan komputer untuk menampilkan status dari sensor dan aktuator dalam suatu plant, menampilkannya dalam bentuk grafik, menyimpannya dalam database, bahkan menampilkannya melalui situs web. Umumnya komputer ini terhubung dengan sebuah pengendali (misal : PLC) melalui sebuah protokol komunikasi tertentu (misal : fieldbus). Berikut ini skema sistem SCADA modern.

1.3 Bagian – Bagian SCADA

Secara umum, SCADA terdiri dari bagian – bagian berikut :

1 Sensor dan aktuator (Field Devices)

2 Remote Terminal Unit / PLC

3 Sistem Komunikasi

4 Master Terminal Unit

Berikut ini penjelasan dari masing – masing bagian

1. Sensor dan aktuator (field device)

Bagian ini adalah plant di lapangan yang terdiri dari obyek yang memiliki berbagai sensor dan aktuator. Nilai sensor dan aktuator inilah yang umumnya diawasi dan dikendalikan supaya obyek/plant berjalan sesuai dengan keinginan pengguna.

2. PLC

PLC merupakan pengendali dari plant (fiekd device). Alat ini berperan sebagai “otak” dari sistem. Beberapa kelebihan PLC dibanding pengendali lain :

  • Solusi yang ekonomis
  • Serbaguna dan fleksibel
  • Mudah dalam perancangan dan instalasi
  • Lebih reliable
  • Kontrol yang canggih
  • Berukuran kecil secara fisik
  • Troubleshooting dan diagnosa lebih mudah

3. Sistem Komunikasi

Sistem komunikasi diperlukan untuk menghubungkan antara field device, PLC, dan Master Terminal Unit. Berikut ini beberapa sistem komunikasi yang dipakai dalam sistem SCADA :

  • RS 232
  • Private Network (LAN/RS-485)
  • Switched Telephone Network
  • Leased lines
  • Internet
  • Wireless Communication systems
    • Wireless LAN
    • GSM Network
    • Radio modems

4. MTU – SCADA Software

Master Terminal Unit umumnya ialah komputer yang memiliki SCADA software. Fitur – fitur kunci yang harus ada pada suatu SCADA Software ialah :

  • Human Machine Interface
    • Tampilan yang memudahkan manusia (operator) untuk memahami atau mengendalikan mesin (sistem, plant).
  • Graphic Displays
    • Tampilan grafis, bukan hanya angka, untuk mempermudah pengamatan.
  • Alarms
    • Alarm untuk memberi warning saat sistem dalam kondisi abnormal.
  • Trends
    • Trend ialah grafik garis yang menggambarkan kondisi/status suatu device
  • RTU / PLC Interface
    • Bagian program yang menghubungkan PLC dengan SCADA software.
  • Scalability / Expandability
    • Program dapat diperluas tanpa mengganggu program lama yang sudah ada.
  • Access to data
    • Program memiliki akses pada data tertentu yang diinginkan
  • Database
    • Penyimpanan data ke dalam database
  • Networking
    • Program ini dapat berjalan dalam suatu jaringan, baik pada LAN maupun internet
  • Fault tolerance and redundancy
    • Program memiliki toleransi tertentu terhadap kesalahan yang terjadi. SCADA system juga harus bersifat redundant, dimana saat MTU utama down akan digantikan oleh MTU cadangan.
  • Client/Server distributed processing
    • Pemrosesan data bersifat distributed, dimana Server maupun Client memiliki bagian pemrosesan tersendiri

1.4 Jenis – jenis SCADA

Secara sederhana, SCADA dapat dibedakan berdasar skalanya, yaitu :

  1. Basic SCADA

SCADA dasar ini umumnya hanya terdiri dari 1 proses mesin saja. Jumlah PLC dan MTU yang digunakan juga hanya 1 buah. Berikut ini blok sederhananya :

Contoh :

  • Car manufacturing robot
  • Room temperature control
  1. Integrated SCADA

Sistem ini terdiri dari beberapa PLC (RTU). Berikut ini blok sederhananya :

Contoh :

  • Water systems
  • Subway systems
  • Security systems

3. Networked SCADA

Sistem ini terdiri dari beberapa SCADA yang saling terhubung. Berikut ini blok sederhananya :

Contoh :

  • Power systems
  • Communication systems

– – – –

Dari berbagai sumber. Gambar diambil dari : http://controlmicrosystems.com

Download file presentasi : Introduction to SCADA.pdf

61 thoughts on “Introduction to SCADA

    1. handyw Post author

      Mas Bernard, maksudnya seutuhnya gimana ya Mas? Mestinya bisa lewat ikut training, ikut kuliah, belajar dari buku dan simulator (beberapa sumber ada di blog saya ini).
      Semoga sedikit membantu..

      Like

      Reply
  1. yohan

    klo mau buat scada sistem hrus pake 2 plc yach….???bisa bantu bagaimana utuk koneksi antara plc dan simulasi pada komputer dengan VB….??>?

    Like

    Reply
    1. handyw Post author

      Mas Yohan, sistem SCADA yang paling sederhana bisa pake 1 PC – 1 PLC saja.
      Koneksi PLC – PC (dengan VB) memungkinkan (setahu saya) jika protokol komunikasi PLC dibuka oleh vendor PLC. Misal yang sering kami pake di kuliah ato TA : Omron. PLC lain setahu saya : Twido (Schneider), beberapa tipe Festo, beberapa tipe LG. Jadi memang gak semua.
      Kalo ada waktu (semoga cepet) saya tuliskan.
      O ya, ini ada link “lawas” yang cukup bagus : http://www.elektroindonesia.com/elektro/tel29.html
      Selamat mencoba..

      Like

      Reply
  2. adam bures

    halo mas handy,
    salam kenal dari saya yang masih hijau tentag scada dan plc

    beberapa tahun lalu saya sempat terlibat sedikit ttg scada
    plcnya =siemens s7, twincat beckhoff, allen bradley
    scadanya – wincc dan national instrument lookout

    yg saya pingin tanyakan
    OPC server gunanya apa sih?
    posisinya dalam struktur/model scada nya gimana?
    ttg koneksi ke databasenya gimana ya?

    wah sori ya , kebanyakan pertanyaan
    thanks

    Like

    Reply
    1. handyw Post author

      salam kenal juga mas Adam.. Wah mas mestinya juga sudah banyak tahu yang tentang PLC dan SCADA. Jadi saling belajar aja🙂..
      Nah, untuk OPC (OLE for Process Control) sendiri, terus terang saya belum pernah pakai, tapi OPC ini adalah teknologi yang sangat membantu dalam mengatasi perbedaan protokol dari berbagai merk PLC dan HMI / SCADA.
      Saya berencana buat artikelnya, semoga hari ini atau besok bisa saya taruh di blog, jadi mas bisa lihat lagi di blog ini..

      Begitu dulu ya, thanks juga..

      Like

      Reply
  3. yohan

    sya saat ini sdg bikin system scada untuk 2 boiler dan 1 plc omron cpm 1.sya bingung krena untuk tampilan simulasi di monitir kan dgn VB…ada contohnya gapak??bisa bantu…!!atau kirim via email ya pak…thanks..(lampumerah_gpa@yahoo.co.id)

    Like

    Reply
    1. Fathoni

      hmmm tembak port langsung yah ?
      kalo saran saya sich langsung aja pake DDE/OPC Server-Client
      karna setau saya omron ngasi DDEManager (dalam installer CX Programmer) dan licensenya tidak mahal kok (serial number), cuma jika dibandingin dengan sistem tembak langsung kayak artikel diatas dengan DDEManager lebih stabil, dan mudah sekali di programnya

      klo yang pengen lebih bagus lagi omron punya CX Server OPC, nah kalo yang ini licensenya kayaknya lebih mahal dibandingin diatas🙂

      Like

      Reply
      1. handyw Post author

        Mas Fathoni, trims buat pencerahannya..
        Btw, saran saya di atas mungkin karena kebetulan PLC Omron di lab kami juga “jadul” banget, jadi masih menggunakan cara konvensional yang langsung.
        Trus waktu itu juga belum pake CX Programmer, kalo gak salah masih pake Sysmac.
        So, trims info dan pencerahannya🙂..

        Buat mas Yohan, PLC CPM1 diprogram pake apa ya? Kalo pake CX Programmer, mungkin bisa pake saran mas Fathoni. Kalo pake Sysmac yang lama, bisa pake yang di artikel, dan artikel yang akan saya buat nanti..

        Trims..

        Like

        Reply
  4. yohan

    pak jujur sya jga kurang mengerti pemrograman….apalgi pke vb..!!
    boleh berbagi untuk tutorialnya dunk….maap pak…juur sya kesulitan untuk HMI dan interfacenya…

    Like

    Reply
    1. handyw Post author

      Mas Yohan, minggu depan coba saya buat sedikit artikel tentang topik ini. Nanti saya sertakan beberapa slide mata kuliah saya dulu. Saya sebenarnya sudah pernah buat programnya, tapi saya juga ingin Anda belajar mandiri, karena hasilnya jauh lebih bagus dan dalam..

      Terima kasih

      Like

      Reply
  5. yohan

    trima kasih atas bantuan bapak……dan saya jga ingin bisa dan blajar ..hanya tidak ada yg memandu….dan jka tidak keberatan hanya gambar saja dari visual yg bapak buat seperti apa untuk refrensi say..tapi jika berkenan….saya tunggu artikelnya….thanx pak..Imanuel

    Like

    Reply
  6. yohan

    pak apakah dgan vb saja kita bisa buat MTU sedmikian rupa seperti artikel yg bpk tulis diatas???ataukah ada scada software tambahan???mohon pencerahan….thanks

    Like

    Reply
    1. handyw Post author

      Yohan, dengan VB saja kita sudah bisa membuat MTU sederhana. Secara singkat, MTU itu kan seharusnya bisa melakukan :
      – Pengawasan : operator bisa melihat kondisi sensor, aktuator di plant. Hal ini cukup dengan mengganti warna obyek di VB, atau membuat animasi sederhana.
      – Pengendalian : operator dapat melakukan pengendalian dari VB jika diperlukan. Mungkin dengan penekanan tombol atau menggerakkan slider.
      – Menampilkandalam bentuk trend / grafik : dengan MS Chart dari VB, hal ini bisa dilakukan.
      – Menyimpan data ke database : dengan Access Data Object di VB hal ini bisa dilakukan juga.
      – Dan seterusnya..

      Nah, memang kesulitan terbesar ialah membuat PLC dan PC (VB) berkomunikasi, itu yang saya coba jelaskan melalui presentasi saya di :
      https://learnautomation.wordpress.com/2009/04/30/komunikasi-serial-pc-plc-dengan-visual-basic-seri-1/

      Jika sudah bisa, maka ya beres..

      Semoga membantu.. Selamat belajar..

      Like

      Reply
  7. pram

    Pak, saya mau tanya, untuk konsep akusisi data SCADA dengan menggunakan GSM modem untuk monitoring plant apakah bisa dilakukan? (SCADA based on SMS)

    Contoh studi kasus di sebuah pabrik pembangkit listrik, di mana setiap generatornya terhubung dengan PC yang terdapat sistem SCADA di dalamnya:
    Operator ingin mengetahui supply power dari generator A. Operator cukup mengetikkan format SMS tertentu di ponsel miliknya, misalnya “POWER GENERATOR A”, lalu kirim ke nomor tertentu, dan akhirnya mendapat balasan “POWER GENERATOR A = 15 KWH”

    Terima kasih.

    Like

    Reply
    1. handyw Post author

      Salam mas Pram, maaf lama baru balas.
      Jika berbasis SMS, maka kemungkinan cocoknya untuk SCADA alarm, atau pemberitahuan kondisi abnormal dalam suatu proses. Dalam studi kasus yang mas sampaikan tadi memungkinkan. Jika diterapkan, setahu saya kita pakai “jasa” mikrokontroler sebagai perantara PC dan handphone.
      Aplikasi lain yang pernah dibuat saya dengan HP ialah melakukan proses monitoring lewat web, jadi menggunakan WAP (Wireless Access Protocol), protokol komunikasi web via HP.
      Kembali kasih.🙂

      Like

      Reply
  8. aji

    ma’f mas saya mw tanya..
    apa sich itu tranducer dan fungsinya..?
    ma’f klo pertanyana terlalu mendasar karena sya baru blajar

    Like

    Reply
    1. handyw Post author

      Mas Aji, transducer itu menurut saya sama dengan sensor. Memang ada beberapa buku yang menyatakan berbeda, tapi secara esensi sama. Sensor adalah alat yang berfungsi untuk mengubah sinyal dalam besaran fisik (suhu, tekanan, flow, level, posisi, dll) menjadi besaran listrik (resistansi, tegangan, arus, dll), setelah itu sinyal dapat dimanipulasi sesuai kebutuhan kita.
      Terima kasih pertanyaannya. Tidak ada yang terlalu mendasar kok.. Salam..

      Like

      Reply
  9. endar

    nah ini sungguh mencerahkan. saya rencananya mau membangun system untuk process control menggunakan plc koyo dan tampilan menggunakan vb.
    thanks

    Like

    Reply
    1. handyw Post author

      Bisa pake component MS Chart (Microsoft Control Chart 6.0) dari VB 6.0. Saya dah pernah buat, tapi belum sempat nulis di blog. Kalo sampeyan cari referensi tentang chart dan grafik untuk VB bisa diambil dari situ..
      Salam..

      Like

      Reply
  10. koeshariatmo

    salam kenal.

    saya ingin mempublish artikel mas Handy tentang pengenalan scada ini di website yg saya kelola (tentunya tetap mencantumkan sumbernya dari blog mas Handy).

    Rencananya saya mau membuat artikel sekitar SCADA/HMI yang berfokus pada CITECT. Karena saya pernah sedikit bergelut didunia citect dan terasa waktu belajar dulu sangat susah mencari tutorialnya, maka saya ingin men-share ilmu yang pernah saya dapat.

    Saya mohon izin sebelumnya, bila diperbolehkan akan saya publish.
    terimakasih

    Like

    Reply
    1. Handy Post author

      Salam kenal mas Koeshariatmo..
      Maaf agak lambat balasnya, baru off seminggu lebih dari internet..
      Wah, sangat boleh mas. Saya senang kalau mas juga ingin mensharekan pengetahuan ke teman – teman lain. Sangat baik!
      Mohon saya dikabari link-nya ya mas..
      Terima kasih

      Like

      Reply
  11. BArkah

    pa saya mau tanya?

    1. saya minta jelaskan donk prinsip dasar dari system SCADA modern?

    2. perbedaannya Teknik Polled (master slave) dengan CSMA/CD (peer to peer) apa c pak..?? trus beberapa keuntungan dan kerugian kedua teknik itu apa apk..??

    3. perbedaan SCADA dgn Distributed control System (DCS). PLC dan instrument cerdas apa pa..??

    di mohon bantuannya yahh..

    minta di jawab secepatnya…. thanks….

    Like

    Reply
    1. Handy Post author

      Mas Barkah,
      1. Prinsipnya menggunakan PC yang diinstall SCADA Software, kemudian ada komunikasi dengan pengendali (PLC, DCS, dll). Sedang yang klasik belum menggunakan PC.
      2. Wah ini, saya harus buka – buka buku lagi.. Yang jelas kalau teknik Polling itu kita melakukan permintaan terus menerus (dari PC) ke alat untuk melakukan operasi READ/WRITE, dan alat akan membalas sesuai permintaan kita.
      3. PLC dan DCS berada dalam 1 level (pengendali). PLC lebih banyak dipakai untuk sistem sekuensial (manufaktur,dll), sedang DCS untuk sistem kontinyu (proses, industri kimia, dll). Nah SCADA ini level di atas pengendali yang berfungsi untuk monitoring, perekaman data maupun supervisory control.
      Intelligent instrument? Saya kurang tahu pasti, mungkin instrumen yang dilengkapi dengan peralatan komunikasi shingga dapat langsung mengirim sinyal standar (misal 4-20 mA) ke pengendali. Mungkin juga sudah dilengkapi dengan fungsi untuk melaporkan jika ada kerusakan dari alat itu sendiri.

      Silakan teman – teman lain membantu..

      Like

      Reply
  12. fathoni

    sedikit saran dari saya🙂
    untuk saat sekarang, perbedaan PLC dan DCS hanyalah di software aja (how to develop) karena untuk DCS udah object oriented, bisa dikatakan semua fungsi di DCS bisa dilakukan di PLC🙂

    Like

    Reply
  13. Dimas Dityagraha

    salam kenal,
    wah.. banyak juga ya ilmunya dengan diskusi..

    numpang tanya mas.. klo SCADA di jaringan listrik pernah denger mas??
    soalnya dari yang saya baca SCADA nya buat industri ya??

    Terima Kasih
    Regards

    Dimas

    Like

    Reply
    1. Handy Post author

      Salam kenal juga mas Dimas..

      SCADA di jaringan listrik sebenarnya sangat umum mas. Setahu saya (misalnya) di bagian pengaturan beban, menggunakan SCADA juga. Namun bisa jadi terminologi, program yang digunakan agak berbeda. Saya sendiri tidak pernah “main – main” di situ, hanya mendengar dari mantan mahasiswa yang kerja di situ, dan ikut seminar tentang “Energy Automation” beberapa waktu lalu.

      Misalnya di Siemens kalau gak salah divis automation ada 2, energy automation dan industrial automation. Jadi memang agak beda.

      Dulu juga pernah ada buku tentang SCADA pada sistem pengendalian tenaga listrik :
      http://www.dsaprojects.110mb.com/special/books/101.html
      tapi sekarang kayaknya sudah gak ada..

      Semoga sedikit membantu..

      Like

      Reply
    2. Wibisono John

      Kalo yang saya tau tuh, SCADA dapat dipakai dimana saja karena prinsip SCADA sendiri adalah distribusi kontrol Software+Hardware.

      Biasanya kalo untuk Power Automation, tentunya membutuhkan actuator/connector yang compatible dengan switching beban besar (ex: power relay;high capacity inverter). Begitu juga dengan PLC-nya harus memakai tipe yang tahan dengan medan magnetik (standar Ingress Protection tinggi). Belum lagi desain panel/layout electrical yang kudu ngikutin EMC.

      Berbeda dengan industrial Automation yang jarang terjadi error (kecuali supplier nakalan). Pada POWER automation seringkali terjadi error apabila spesifikasi salah desain. Untuk aman-nya lebih baik pakai produk yang sudah ter-integrasi paketan (plus engineer bule-nya… ;D).

      Dimas ini 98’ers yang sekarang di Maspion yah??

      Like

      Reply
  14. Dimas Dityagraha

    wah… sayang sekali ya bukunya ndak ada… kira2 dijual gak ya di Kwitang ??
    buat share aj kawan: sekarang sudah banyak sistem transmisi listrik menggunakan sistem SCADA dan sudah banyak Pembangkit Tenaga Listrik menggunakan sistem SCADA di dunia ketenaga listrikan. Dari presentasi yang saya perhatikan: SCADA sistem nya lebih pada Network Sistem. Seperti:Pengawasan pada Sistem Transmisi dan Distribusi pada satu pusat kontrol. klo di Indonesia PLN P3B menggunakan sistem ini.
    Master Station -> Komunikasi Line -> RTU -> Sistem Transmisi dan Distribusi.

    Terima Kasih kawan..
    maaf, saya bukan di maspion mas… saya ’01 Elektro Brawijaya

    Like

    Reply
  15. yanz

    Slam kenal…
    Wah…menarik jg nich Mr. SCADA….

    Ms, klo saya mau buat visualisasi jaringan listrik arus kuat menggunakan SCADA bisa gk ya? Trus Bikin Animasi Visualnya pake apa? ataukh ada Software khusus untuk pembuatan animasi visualnya…

    Thanks…

    Like

    Reply
  16. riza.occu

    to the point saja pak, saya berencana ingin buat simulasi SCADA dimana HMI saya buat dengan wonderware, yang rencanaya akan saya koneksi lansung dengan sebuah Flow Computer (merk OMNI) dan alat instrumentasi lapangan tersambung ke Flomcom tersebut, jadi di sini saya tidak punya PLC bisa ngak kira2 pak? kalau bisa langkah2nya bagaimana ?

    Like

    Reply
    1. Handy Post author

      Mas Thigo, pada prinsipnya semua PLC sama.
      Jika berbeda merk, biasanya yang berbeda : aturan pengalamatan, penamaan instruksi.
      Namun hampir semua ada analoginya di masing – masing PLC.
      Seperti bahasa pemrograman, ada C, Pascal, Basic, dll. Tujuan sama, hanya beda instruksi saja.

      Like

      Reply
  17. egi gumlar

    saya mahasiswa tingkat akhir yang sedang melaksanakan TA mas..
    tugas akhir saya monitoring temperatur menggunakan PLC yokogawa FA-M3 dengan citect . saya mengalami kesulitan membaca sensor thrmocouple dan mendisplaykannya di citect.mohon bantuannya pak.trims

    Like

    Reply
  18. ahmad albaihaki j

    mas hendy salam kenal,
    saya bru blajar mengenai scada system, saya bekerja dislah satu industri plastik sbgai teknisi, apakah bisa mengkomunikasikan PLC yg berbeda vendor dalam satu monitoring dan juga didalamnya ada smart relay sebagai slave, karna disetiap mesin vendor PLCnya berbeda beda, bagaimana caranya mas , makasih mohon dibalas ya

    Like

    Reply
    1. Handy Post author

      Mas Ahmad,
      Memang penyakit di dunia otomasi itu karena umumnya masing – masing vendor punya protokol komunikasi sendiri – sendiri, jadi tidak bisa berkomunikasi 1 dengan yang lain.
      Jadi muncul protokol semacam OPC untuk mengatasinya.
      Btw, monitoring menggunakan apa mas? Software produk apa? Atau HMI touch screen?
      salam..

      Like

      Reply
  19. alfian

    mas saya mau tanya… saya menggunakan plc omron cpm2a nah saya mau membuat nya dikontrol jarak jauh tapi bukan plc ny yang secara komunikasi ethernet,, tpi komputer A yang tersambung secara serial di PLC cpm2a nah nanti di koneksikan di komputer B secara ethernet dan komputer B ny itu menggunakan HMI… gambaran nya :

    kompter A (tersambung serial cpm2a(local server)) ——–> komputer B ato client (HMI) saya memakai wonderwaew intouch…

    bagaimana cara mengkoneksi kan melalui LAN/internet komputer A ke B
    mohon bantuan ny mas

    salam

    Like

    Reply
    1. Handy Post author

      Mas Alfian, berarti I/O Server (Omron Host Link) harus diinstall di komputer A.
      Nanti komputer B tinggal memanggil dengan mengisi Node Name (pada bagian Access Name) dengan nama komputer A.
      Mengkoneksikan melalui LAN seperti layaknya jaringan komputer biasa. Tidak ada perbedaan. Hanya keduanya harus dalam 1 jaringan/workgroup saja.
      Nah kalau komputer B terhubung dengan komputer A via internet, mungkin itu yang tidak bisa Mas. Mungkin harus pakai Wonderware Information Server, tidak cukup InTouch.

      Salam..

      Like

      Reply
  20. astriatono

    permisi mas mau tanya

    gimana cara mengintegrasikan antara wonderware in touch dengan matlab ?……

    mohon di balas karena bersangkutan dengan TA saya …! sebelumnya terima kasih banyak

    Like

    Reply
  21. Ferdi Yadi

    Mohon pencerahan mas
    mas saya mahasiswa TI, kira-kira bisa tidak ya buat TA dengan scada. mungkin yang sederana saja. misal scada mengontrol relay saja, dimana relay digunakan untuk menghidupkan motor, kalau kasus seperti itu MTU yang digunakan apa ya..teru bisa tidak tanpa PLC.
    terimakasih

    Like

    Reply
  22. Rizki Anggiana

    permisi.
    saya mempunyai problem dalam configurasi omni flow dengan wonderware nih.
    saya disini menggunakan wonderware versi 10.6 dan sebuah 2 buah omni flow comp. dulu saat menggunakan wonderware versi 8 saya mengkonfigurasi omni flow comp tersebut dengan menggunakan software device intgrator MODBUS I/O server. nah sekarang saya menggunakan komputer window 7 64bit. dan software MODBUS I/O server tersebut tidak bisa di gunakan. sekarang saya menggunakan DAServer DASMBSerial.2 dan saya tidak tahu cara mengkonfigurasinya. sudah saya coba berulang kali teteapi tetap tidak bisa. pada saat saya menggunakan top server nilai2 yang ada di flow comp muncul, nah oleh sebab itu apabila ada solusi mohon beritahu saya.
    Terima Kasih

    Like

    Reply
  23. Rom Martins

    salam kenal ya pak,,,saya mau tanya pak,,,tapi sebelumnya mohon maaf ya,,,,soalnya baru pertama kali belajar Scada,,,,,,

    bagaimana kita simulasi scada,,,apakah ada software lain yg bisa di design untuk simulasi,,,!!!????

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s