detikcom : Aplikasi Smart Traffic Light Mampu Urai Kemacetan

Karya mahasiswa yang dimuat di detikcom edisi Surabaya Desember lalu. Just follow the link!

title : Aplikasi Smart Traffic Light Mampu Urai Kemacetan
summary : Seringkali traffic light yang kita jumpai terasa tak adil dan membuat kesal. Akibatnya kemacetan terjadi di mana-mana. Tiga mahasiswa UK Petra pun menciptakan aplikasi yang membantu menanggulangi kemacetan. (read more)

14 thoughts on “detikcom : Aplikasi Smart Traffic Light Mampu Urai Kemacetan

  1. indonesia bangkit

    kok anak mahasiswa, anak SMK swasta terakreditasi B aja bisa bahkan bisa buat yang lebih tapi gak pernah di publikasikan…..kalau cuma TL aja gak ada pengaruhnya untuk kemajuan di Indonesia, tapi kalau untuk promosi sih oke2 aja

    Like

    Reply
    1. Handy Post author

      Memang alat ini cukup sederhana, dan saya yakin banyak yang bisa membuat yang lebih baik.
      Namun saya kira setiap usaha untuk belajar dan menerapkan hal yang lebih baik (misalnya dengan tugas kuliah ini) akan membawa perbaikan ke arah yang lebih baik.
      Yah, mungkin ide ini tidak terlalu berguna untuk Anda (yang mungkin sudah expert🙂..), tapi saya yakin masih ada orang lain yang bisa mengambil manfaatnya.
      Salam..

      Like

      Reply
    2. Tresna

      Ada dong kemajuannya di Indonesia. Mahasiswa-mahasiswa ini setidaknya memikirkan solusi, tidak hanya teriak-teriak menuntut tanpa berbuat. Walau sederhana dan masih perlu dikaji lagi, seharusnya bisa diapresiasi, baik itu hasil karya Mahasiswa ataupun Siswa SMK. Jadi kalau mau negeri kita bangkit, apresiasi karya anak bangsa, jangan anti saran dan kritikan membangun serta gunakan produk hasil karya anak bangsa. ^^

      Like

      Reply
    1. Handy Post author

      Secara konsep sederhana, kalau jalur yang macet diperlama dan jalur yang tidak macet dipercepat kan jadi gak macet ?
      Meski hanya konsep. Apakah smart? Kalau dilihat lampu dari TL biasa boleh – boleh aja sih. Tergantung pemahamannya saja.
      Salam..

      Like

      Reply
    2. Tresna

      yg kasih title “mampu urai” dan “smart” kan dari detik.com surabaya juragan….komplain ke mereka lah kalo gak terima ^^. Apapun itu hasil karya anak bangsa, selama berguna bagi kemaslahatan orang banyak,,,maju terus…..dimulai dari yang kecil dan sederhana, lakukan koreksi, terima masukan dan kritik, lalu kembali berkarya. Bravo untuk hasil karya anak bangsa ^^

      Like

      Reply
  2. digitak

    Mirip dengan karnya Mas Lingga Wardana waktu ikut kompetisi di IWIC Indosat dengan judul Intelegent Traffic Light, nyabet juara 1 waktu itu (2007 mungkin). Smoga ini lebih disempurnakan

    Like

    Reply
  3. Maz Sigit

    Pengaturan smart traffic light ini hampir sama dengan TA saya thn 2008 kemarin, namun punya saya lebih komplek, yaitu di perlimaan (simpang lima), dengan cara kerja jalur yang padat lampu hijaunya lebih lama daripada jalur yang senggang, terinspirasi dari Bundaran HI di Jakarta yg sangat macet pada jam2 tertentu. Sebenarnya bukan hasil dari TA atau tugas UTS ini yang dibanggakan, namun ide kreatif dari anak bangsa, masalah masih sangat sederhana itu wajar karena dikerjakan oleh seorang mahasiswa (saya) atau 3 orang mahasiswa ini. Menurut saya, dari ide kecil ini bisa dikembangkan menjadi luar biasa dan menjadi solusi mengatasi kemacetan di perempatan atau perlimaan.
    Bukan begitu Mas Hendy dan Mas Tresna?

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s