Dokumentasi pada Sistem PLC (2)

Berikut ini posting lanjutan tentang dokumentasi sistem pada PLC. Seluruh materi berasal dari sumber yang saya cantumkan di akhir tulisan.

Berikut ini penjelasan dari bagian – bagian dokumentasi yang telah disampaikan pada posting sebelumnya.

System Abstract

Bagian ini berisi tujuan dan cara kerja sistem secara sederhana namun jelas. Dengan membaca bagian ini, seseorang harus dapat memiliki gambaran yang benar tentang sistem yang akan dibuat. Bagian ini berfungsi seperti “abstrak” pada Tugas Akhir ataupun tulisan ilmiah.

System Configuration

Bagian ini menggambarkan konfigurasi sistem otomasi. Misalkan jika PLC terhubung dengan PC dalam suatu jaringan maka konfigurasi sistem akan nampak seperti gambar berikut.

Secara lebih detail, hubungan PLC dengan PLC lain, input – output device juga perlu digambarkan.

I/O Wiring Connection Diagram

Bagian ini menunjukkan koneksi antara input – output device dengan I/O module PLC lengkap dengan alamatnya.

I/O Address Assignment

Bagian ini menampilkan jenis input – output device yang memiliki alamat I/O tertentu. Fungsi dari device tersebut juga disebutkan dalam daftar.

Internal Storage Address Assignment

Bagian ini serupa dengan I/O address assignment hanya saja yang diamati ialah internal storage (semacam internal relay) dari PLC. Jenis data pada internal storage ialah bit.

Storage Register Assignment

Bagian ini serupa dengan I/O address assignment hanya saja yang diamati ialah storage register dari PLC. Jenis data pada storage register ialah word (16 bit).

Variable Declaration

Ada kalanya dalam pemrograman digunakan “variabel” sebagai ganti alamat asli pada PLC. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah programmer dalam mengingat varabel yang digunakan di program. Sebagai penunjuk alamat asli yang digunakan oleh variabel digunakan bagian variable declaration ini.

Control Print Out

Sebagai bagian terakhir, print out program secara keseluruhan juga perlu dimasukkan dalam dokumentasi. Program PLC modern umumnya sudah mengakomodasi kebutuhan ini dengan menyediakan fitur print.

Dengan dokumentasi yang lengkap, diharapkan orang lain yang akan memanfaatkan sistem yang kita buat  (client, pihak yang akan maintenance) bisa memahami sistem dengan lengkap dan jelas. Hal ini juga memudahkan jika terjadi kesalahan dan diperlukan trouble shooting, atau jika sistem ingin dikembangkan.

That’s all, semoga berguna!

Sumber : Bryan, L.A., dan Bryan E.A., “Programmable Controllers – Theory and Implementation”, p. 536 – 549, Industrial Text Company, USA : 1997.

12 thoughts on “Dokumentasi pada Sistem PLC (2)

  1. aak

    Mas, saya mau tanya saya punya AB micrologix 1500, bagamaina saya bisa connect dengan PC (upload/Download Program)? dari db9 (rs232) ke PLC, terima kasih

    Like

    Reply
    1. Handy Post author

      Mas aak, maaf sudah lama banget gak megang AB, dulu terakhir waktu kuliah. Jadi sudah lupa..
      Ada teman – teman lain yang bisa bantu?

      Like

      Reply
    2. Tresna

      Saya bantu jawab ya mas Handy…
      (panjang nih jawabannya :D)
      @Mas Aak = Sebetulnya saya belum pernah pakai micrologix, saya pakenya SLC. Tapi setau saya softwarenya sama. Jadi seharusnya sama. Ada dua langkah, yg pertama konfigurasi di RSLinx dan RSLogix500

      >>RSLINX< configuration drive. Akan muncul Window Configuration Drivers.
      3. Lalu pada Available Driver Type, pilih RS-232 DF1 devices dan klik Add New…Tentukan nama driver (bebas apa saja) atau biarkan default seperti apa adanya.
      4. Klik OK, lalu akan muncul Window Configue RS-232 DF1 Devices. pilih Comm Port sesuai dengan PC anda. Pada kolom Device pilih SLC-CH0/Micro/PanelView. Pilih Baud Rate. Atau jika PLC Mas Aak sudah terhubung dengan PC, klik saja auto configure😀
      5. Jika Sudah, Maka pada window Configure Drivers akan muncul Driver yg sudah di konfigurasi dengan status Running. Lakukan cek dengan mengklik RSWho atau Communication > RSWho.

      >>RSLOGIX500< System Comms… akan muncul window berisi tree dari driver yg telah kita configure. pilih driver kita. lalu klik upload (untuk upload) atau download atau online.

      Semoga tidak bingung membacanya😀, maaf saya bukan penulis yang baik.

      CMIIW

      jika kurang jelas silahkan email ke electromation.blog@gmail.com atau YM ke tresna_f@yahoo.com

      Terima kasih ya Mas Handy…😀
      Terus berkarya Mas… Ganbatte kudasai….

      Like

      Reply
      1. Tresna

        wah kepanjangan ya?? jadi kepotong atau saya yang salah tulis??😀

        Mas Aak,,kirim email aja mas, nanti saya coba bantu jelaskan beserta crop picturenya. biar lebih jelas 😀

        Like

        Reply
  2. aak

    Terima kasih banyak untuk mas handy n mas tresna, oke uda berhasil online ke PLC, emang AB memang beda dengan yang lain,

    Like

    Reply
  3. Ipay

    Mas, kl kita mau design suatu system menggunakan PLC, langkah apa yg harus kita mulai?apakah kita harus menentukan bentuk I/O (digital atau analog), atau kita dapat lihat dr P&ID?

    Makasih sebelumnya.

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s