Penjualan Software Wonderware (original)

Setelah 4 tahun lebih vakum, saya kembali mendapat kepercayaan dari PT. Trimaxindo Adimitra (distributor resmi Wonderware) untuk menjual software original Wonderware.

Berikut ini penjelasan detailnya:

  • Nama produk: Wonderware InTouch 2017 and DA Servers 2014 R2 with SP1 (Installation Media), PN 06-7247
  • 1 paket software berisi 2 keping DVD dengan rincian

1. Wonderware System Platform 2017, meliputi:

  • System Platform 2017
  • InTouch 2017
  • Historian 2017
  • Historian Client 2017
  • Application Server 2017

2. Wonderware Device Integration 2014 R2 with SP1

Continue reading

Cara mudah belajar otomasi industri bagi Anda yang sibuk

Disclaimer: posting ini berisi penawaran produk pelatihan online kami melalui “learnautomation.web.id”

Bagaimana caranya belajar otomasi industri di sela – sela kesibukanku?

Pertanyaan di atas mungkin tidak relevan jika Anda adalah mahasiswa (atau alumni) dari jurusan tertentu yang memiliki mata kuliah terkait otomasi industri dan dilengkapi dengan laboratorium yang representatif. Anda bisa langsung belajar melalui perkuliahan dan praktikum atau terlibat dalam proyek penelitian yang relevan.

Namun tidak demikian jika Anda memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda, namun “harus mempelajari otomasi industri karena tuntutan karier dan pekerjaan. Dalam kasus seperti ini, umumnya solusinya ialah

  1. Belajar mandiri dari buku dan bahan – bahan dari internet
  2. Mengikuti pelatihan otomasi industri di kampus atau training provider lainnya

Kendala untuk mempelajari otomasi industri

Belajar mandiri dari buku ialah cara yang paling murah dan ideal jika Anda memiliki banyak waktu dan latar belakang pengetahuan yang cukup. Biasanya mahasiswa atau alumni yang belum bekerja full time masuk dalam kategori ini. Saya telah menulis beberapa buku tentang otomasi yang cocok untuk dipelajari oleh orang – orang dalam kategori ini. Continue reading

Codesys: software “terbaik” untuk belajar pemrograman PLC

Sebagai dosen, saya selalu mencari software yang cocok untuk digunakan oleh mahasiswa untuk belajar pemrograman PLC. Paling tidak ada 3 syarat:

  1. Gratis dan legal
  2. Dapat digunakan untuk membuat program yang relatif kompleks pada PLC (menggunakan instruksi analog, memprogram dengan bahasa selain ladder diagram, dll)
  3. Dilengkapi dengan simulator supaya mahasiswa bisa memprogram tanpa PLC dimanapun mereka berada

Sudah lama saya mendengar tentang Codesys, namun baru beberapa minggu lalu saya ada kesempatan untuk mempelajarinya. Mantan mahasiswa saya yang bekerja sebagai automation engineer di Belanda juga menyarankan pada saya untuk menggunakan program ini di kelas.

Ternyata benar, Codesys melampau ekspektasi saya.

Download dan instalasi

Codesys dapat di-download secara gratis (dan legal) dengan  melakukan registrasi terlebih dahulu pada web Codesys. Setelah itu, anda bisa mendownload “Codesys Development System V3” di link berikut. Versi ini ialah versi terbaru saat tulisan ini dibuat, dan dapat mengakomodasi berbagai versi Windows (termasuk Windows 10 64 bit). Continue reading

Organisasi Program pada PLC

Catatan: tulisan ini adalah postingan pertama saya setelah hampir 4.5 tahun vakum karena studi lanjut. I’m back now! 🙂 

Pernahkah anda membuat program PLC yang sangat panjang karena sistem yang anda buat sangat kompleks? Ada kalanya program yang panjang tidak bisa dihindari, namun sangat baik jika Anda sebagai PLC programmer mencari cara untuk membuat program anda lebih pendek/efisien.

sumber gambar: https://bit.ly/2QSXCdm

Mengapa?

Seperti halnya pemrograman dengan bahasa konvensional (misalnya C atau Pascal), programmer bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dengan memecah programnya menjadi bagian – bagian kecil (di bahasa C disebut functions) karena [3]:

  • Reusability – bagian program tertentu yang sering berulang tidak perlu dibuat berkali – kali, namun cukup dibuat dalam 1 fungsi (function) yang nantinya dapat dipanggil jika diperlukan. Hal ini membuat pemrograman lebih efisien.
  • Abstraction – kita dapat “menyembunyikan” detail yang kompleks bagi “pengguna” fungsi pada program kita. User hanya perlu mengetahui:
    1. Nama fungsi
    2. Apa yang dikerjakan fungsi tersebut
    3. Parameter input dari fungsi
    4. Outout yang dihasilkan fungsi
  • Easy to debug – melakukan pencarian kesalahan pada program yang pendek tentunya jauh lebih mudah dari pada program yang sangat panjang

Continue reading

Mohon maaf, sedang studi lanjut

Rekan – rekan pemerhati blog “learn automation” yang budiman,

sorry

Mohon maaf jika sekitar 3 bulan ini saya tidak aktif di blog (tidak ada posting baru, terlambat melakukan approve, tidak merespons SMS/email rekan – rekan), karena mulai 16 November 2013 lalu saya ada di Sydney untuk menempuh studi Ph.D. di University of New South Wales.

Bidang penelitian yang saya ambil terkait penerapan machine learning pada robot, jadi berbeda cukup jauh dengan “hobi” saya di otomasi. Saya berharap masih ada hal – hal yang bisa saya share (meski tidak banyak) selama studi di sini. Mohon maaf sekali lagi jika blog ini tidak akan seaktif dulu terkait kesibukan dan bidang baru yang saya tekuni untuk penelitian.

Perjalanan hidup saya selama studi bisa disimak di handywicaksono.wordpress.com

Mohon doa restu rekan – rekan semua! Salam dari Sydney 🙂

Instalasi “Archestra System Platform 2012 with Wonderware InTouch 2012”

Berikut ini proses instalasi untuk DVD “Archestra System Platform 2012 with Wonderware InTouch 2012”. Dalam DVD tersebut, selain Wonderware InTouch, juga sudah dilengkapi dengan Application Sever, Historian Server, Historian Client, dan Information Server. Berikut ini tampilan DVD tersebut.

install1Silahkan melakukan klik kiri 2 kali pada “setup.exe” yang terletak pada source program. Akan muncul gambar berikut.

install2

Setelah itu akan muncul gambar berikut. Continue reading